6 Langkah Mudah Belajar Bisnis Kecil-kecilan

Bisnis kecil-kecilan yang sukses selalu dimulai dari sebuah ide, tapi tentu Anda harus mengubah ide tersebut menjadi tindakan nyata. Pada tahap inilah banyak orang mulai merasa kewalahan. Tapi, memulai bisnis itu sebenarnya tidak sesulit yang Anda bayangkan.

Jika Anda mulai memecah target besar Anda ke dalam tugas-tugas kecil, Anda akan bisa melakukan tindakan yang diperlukan untuk memulai bisnis. Berikut adalah enam cara untuk menyederhanakan proses belajar bisnis kecil-kecilan.

  1. belajar bisnisTulis rencana bisnis satu halaman.

Kunci belajar bisnis yang sukses, terutama pada fase awal, adalah denganmenyederhanakan banyak hal dan menggunakan modal sekecil mungkin. Modal di sini bukan hanya uang, tetapi juga waktu Anda.

Banyak calon pemilik usaha kecil jatuh ke dalam perangkap membuat rencana bisnis terbesar dan paling kuat di dunia. Anda baru akan membutuhkan itu jika Anda sedang mencari investor atau pembiayaan. Pemilik usaha kecil sebaiknya memulai dengan mencoba menerapkan ide-ide mereka terlebih dahulu sebelum menginvestasikan banyak waktu dan uang.

  1. Tentukan anggaran.

Walaupun saya sangat menyarankan Anda untuk menggunakan modal sekecil mungkin, Anda tetap harus menentukan anggaran untuk memulai bisnis dan berapa banyak yang bisa Anda habiskan. Jika Anda menggunakan modal sendiri, bersikaplah realistis dalam menentukan angka anggaran danbiaya tambahan. Menurut para ahli, biaya tambahan sebesar 20 persen dari anggaran adalah jumlah lebihan yang realistis. Siapkan juga anggaran cadangan agar Anda bisa bertahan jika sesuatu yang tak diharapkan terjadi.

  1. Tentukan badan hukum.

Mengurus dokumen untuk memulai bisnis itu memerlukan biaya. Tergantung domisili Anda, pengurusan badan hukum bisa menghabiskan banyak uang. Biasanya pada tahap awal “tes” untuk bisnis kecil Anda, Anda sebaiknya memulainya sebagai pemilik tunggal, karena itu berarti lebih sedikit dokumen dan lebih murah biaya. Bila bisnis Anda terbukti berjalan baik dalam tiga sampai enam bulan pertama, Anda bisa mengajukannya menjadi badan usaha.

  1. Pisahkan kas.

Belajar bisnis apa pun, Anda harus memisahkan kasnya dari rekening pribadi Anda. Buatlah rekening terpisah untuk bisnis Anda sehingga Anda tidak akan pusing ketika mengurus perpajakannya.

  1. Buatlah website.

Apa pun tempat bisnis Anda, baik gedung atau online, Anda akan memerlukan sebuah websiteuntuk promosi atau sekadar menyediakan informasi tentang bisnis Anda.

  1. Lakukan tes penjualan.

Setelah melakukan 5 hal di atas, Anda dapat mulai menguji penjualan. Cobalah untuk berpromosi dengan cara murah dan kreatif. Datangkan traffic ke website Anda melalui iklan Facebook dengan anggaran yang dibatasi atau gunakan iklan Google Adwords.

Melalui 6 langkah sederhana ini, mari uji kelayakan bisnis kecil Anda agar tidakmenghabiskan banyak waktu dan uang untuk ide yang belum terbukti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *