Cara Cerdas Mengelola Laba Usaha

Cara Cerdas Mengelola Laba Usaha

Setiap bisnis yang dirintis pasti yang diharapkan adalah laba usaha yang banyak, bahkan tak sedikit orang menjadikan keuntungan besar sebagai tujuan utama yang ingin dicapai dari bisnis yang didirikan. Meskipun keuntungan besar sudah didapat, bukan berarti anda bisa menggunakanya dengan sembarangan agar usaha dan kerja keras yang telah dilakukan selama ini tak berakhri dengan sia-sia. Perlu pengelolaan keuntungan yang maksimal dan tepat  agar bisa bermanfaat untuk kedepanya, berikut adalah tips cerdas yang bisa anda lakukan.

Cara Cerdas Mengelola Laba Usaha

  • Menyisihkan laba bersih untuk investasi

Jangan menggunakan keuntungan yang didapat untuk urusan atau keperluan pribadi semata. Jadikan keuntungan tersebut untuk dana cadangan, jika semisal  terjadi situasi atau kondisi yang tidak diinginkan dan darurat maka anda bisa menggunakan uang cadangan ini untuk mengatasinya.

Sisihkan juga setidaknya 20% dari keuntungan bersih yang sudah didapat untuk diinvestasikan. Anda bisa menginvestasikan dalam bentuk deposito, tanah, sawah, rumah, emas, dan property lainya.  Cadangan dana dan investasi ini akan sangat membantu sekali untuk operasional dalam jangka panjang.

  • Gunakan untuk modal putar

Dalam menjalankan usaha sudah pasti membutuhkan dana untuk modal putar, seperti untuk operasional usaha dan membeli stok barang. Sisihkan setidaknya 50% dari laba bersih yang didapat untuk hal tersebut.

  • Gunakan untuk pengembangan usaha

Kiat mengelola laba usaha lainya ayati menyisishkan 10% dari laba bersih utuk pengembangan usaha anda, karena setiap bisnis membutuhkan pengembangan usaha agar lebih maju, dan besar.  dana ini nantinya bisa anda gunakan untuk menambah fasilitas pada tempat usaha, menambah infrastruktur, penggunaan sistem IT, penambahan SDM dan membuka cabang untuk memperluas usaha.

  • Gunakan untuk reward

Agar lebih bersemangat dalam menjalankan usaha maka dibutuhkan reward atas usaha dan kerja kerja yang telah dicapai. Anda bisa menggunakan setidaknya 10% dari laba bersih untuk keperluan atau hal-hal yang sifatnya pribadi. Anda bisa menggunakan dana 10% ini untuk pergi berlibur, shopping barang-barang kesukaan, dan lainya. Catat penggunaan keuntungan ini dengan detail dan baik agar bisa diketahui dengan pasti kemana uang tersebut digunakan. Namun jangan sampai penggunaan uang untuk penghargaan diri ini melebihi dari batas yang sudah ditentukan ya.

Baca juga: Jangan Disepelekan Laporan Laba Rugi Anda, Susun dengan Cara Ini!

  • Gunakan laba untuk aksi sosial

Sebaiknya anda sisihkan 10% dari laba bersih untuk dana sosial. Dana ini nantinya bisa anda gunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial , infak, zakat dan sejenisnya, karena sebagai manusia yang memiliki kecukupan ekonomi, sudah selayaknya untuk membantu sesama manusia lain terutama yang membutuhkan. Sehingga bisnis yang anda jalankan tak hanya memberikan keuntungan secara materil saja namun juga ada keberkahan didalamnya.

Namun perlu diingat bahwa laba yang dibagi adalah laba bersih yang sudah tidak akan terpotong lagi dengan biaya produksi lainya. Gunakan laba usaha secara tepat dan maksimal agar usaha yang dijalankan berkembang dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *