Cara Investasi yang Lebih Efisien

Cara Investasi yang Lebih Efisien

Investasi tidak bisa dipungkiri adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk bisa menggandakan uang dan banyak dipilih oleh orang. Namun tentu ini bukan merupakan tindakan yang tidak memiliki resiko terlebih jika kalian mempertaruhkan seluruh uang yang dimiliki.

Cara Investasi yang Lebih Efisien

Untuk bisa mendapatkan hasil yang efisien maka diperlukan pengetahuan yang tepat agar kalian bisa sukses dalam melakukan investasi. Nah di bawah ini akan kami berikan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa berhasil dalam berinvestasi, caranya adalah berikut ini :

  • Memulai

Untuk memulai berinvestasi tidak perlu menunggu sampai kita menjadi mapan namun lakukan investasi untuk bisa menjadi mapan. Jika bisa melakukannya sedini mungkin lalu untuk apa menunggu tua untuk bisa melakukannya. Namun kalian juga harus memahami niat serta tujuan terlebih dahulu sebelum berinvestasi. Sebaiknya berinvestasi dilakukan dalam jangka waktu yang panjang dan bertujuan agar bisa terbebas dari finansial pada saat sudah lanjut usia.

  • Lewati inflasi

Jika kalian mengabaikan inflasi pada saat memilih sarana untuk berinvestasi jangka panjang mka mungkin bisa saja menjadi kecil daya belinya. Seperti yang terjadi pada Agustus 2013 lalu, Indonesia mengalami inflasi sebesar 8,79%  padahal pada bulan juli nya sebesar 8,61%. Dengan contoh itu maka artinya jika kalian menanamkan uang di bank yang memberikan bunga sebesar 5,46% dalam 1 tahun atau nilainya lebih besar maka kalian tengah kehilangan uang tersebut.

Bagi banyak orang investasi saham atau reksadana merupakan cara yang bisa dilakukan untuk bersaing dengan inflasi. Namun yang perlu diperhatikan adalah nilai saham akan selalu mengalami naik turun setiap waktu. Jadi sebenarnya berinvestasi saham merupakan yang paling memiliki resiko tinggi. Tetapi memang saham memberikan potensi keuntungan yang paling menjanjikan dan telah secara konsisten melewati inflasi sejak tahun 1940.

  • Diversifikasi

Ini merupakan sebutan lain dari membagi modal yang dimiliki menjadi beberapa bagian aset. Contohnya adalah diversifikasi di emas, saham, properti maupun juga surat hutang, ini dilakukan agar mencegah terjadinya kegagalan keseluruhan. Jadi jika terjadi kerugian pada salah satu investasi maka masih ada cadangan hasil yang lain. Bisa dibilang bahwa beban kerugiannya yang mungkin terjadi menjadi lebih berkurang.

Baca juga: Inilah 4 Bisnis yang Bisa Dijadikan Investasi Jangka Panjang

  • Pilih yang tepat

Saat ini telah banyak ada jenis ragam investasi yang bisa dipilih di pasar saham seperti saham, obligasi, deposito ataupun yang lainnya. Untuk itu pilihlah yang sesuai dengan tujuan serta kemampuan yang anda miliki secara finansial. Pikirkan juga tentang kelebihan serta kekurangan dari masing-masing jenis tersebut.

Nah bagaimana tertarik untuk mencoba memulai berinvestasi? Jika masih ragu kalian bisa memulainya dengan modal yang sedikit. Dengan permulaan itu pasti akan bisa memunculkan rasa percaya diri kemudian pilihlah yang memiliki performa baik dalam beberapa tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *