Cara Mudah Menghitung Laba Rugi untuk Pemula

Menghitung laba bersih sebuah usaha atau perusahaan menjadi salah satu hal wajib yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha. Penghitungan yang akurat akan membantu mengetahui berapa banyak biaya yang dikeluarkan serta pengurangan modal. Dari sini akan diketahui besaran laba rugi yang didapat oleh perusahaan dalam periode tertentu. Tak sulit sebenarnya untuk menghitung keuntungan perusahaan, bahkan dengan perhitungan akuntansi sederhana sekalipun.

Perhitungan laba bersih didapatkan setelah mengurangi pendapatan perusahaan dengan modal serta beban yang ditanggung. Selisih yang didapat inilah keuntungan yang bisa masuk dalam kas perusahaan. Bagi pelaku pengusaha pemula, ada beberapa hal penting yang dapat membantu mereka mendapatkan perhitungan laba bersih dengan mudah, yakni.

  • Mencatat biaya produksi

Catatlah semua pengeluaran yang dibebankan pada perusahaan pada masa produksi. Biaya produksi umumnya dapat dibagi menjadi 2, yakni beban produksi yang bersifat tetap dan variabel. Dana produksi tetap mencakup pembayaran sewa tempat usaha serta gaji para karyawan. Sedangkan biaya produksi variabel adalah segala pengeluaran yang dilakukan selama masa produksi, tetapi tak selalu memiliki besaran yang sama. Bisa saja dana tersebut dikeluarkan untuk membeli bahan baku yang harganya naik atau turun. Ada pula dana yang dikeluarkan untuk biaya transportasi dan lain sebagainya.

  • Menyusun laporan

Hitunglah segala pengeluaran seakurat mungkin dan catat semua pengeluaran sedetail mungkin. Bahkan dalam angka terkecil sekalipun, laba rugi sangat dipengaruhi oleh perhitungan Anda. Untuk menyusun laporan keuangan perusahaan atau bidang usaha sederhana, Anda bisa menghitung pendapatan perusahaan dengan mengurangi biaya produksi serta biaya operasional maupun non operasional. Biaya operasional adalah segala pengeluaran yang dibayarkan untuk menunjang proses produksi dan mobilitas perusahaan, misalnya saja tagihan listrik, air, telepon atau internet. Sedangkan biaya non operasional melingkupi pengeluaran untuk memperbaiki atau meningkatkan sarana transportasi serta distribusi produk maupun jasa.

  • Menentukan keuntungan dan harga pokok

Harga pokok berbeda dengan harga jual yang Anda terapkan untuk sebuah produk ataupun jasa. Besarannya mutlak untuk setiap proses produksi dan tidak boleh lebih rendah dari harga bahan pokok produksi. Jika Anda menetapkan harga pokok yang rendah, maka siap-siap saja Anda akan mengalami kerugian pada bisnis tersebut. Setiap perusahaan tentu memiliki perhitungan sendiri untuk menetapkan harga jual produk. Umumnya harga jual ditentukan dari penjumlahan harga pokok serta biaya produksi, baik operasional maupun non operasional.

  • Menghitung keuntungan bersih

Tahap terakhir untuk mendapatkan perhitungan laba rugi adalah mengetahui besarnya keuntungan bersih perusahaan. Keuntungan tersebut didapat setelah mengurangi pendapatan dengan semua biaya produksi, diskon, serta jumlah penjualan produk. Bila Anda belum benar-benar mengurangi pendapatan dengan faktor tersebut, maka Anda belum benar-benar mengetahui keuntungan bersih. Anda hanya mendapatkan perhitungan kasar dari keuntungan kotor atau bruto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *