Inilah Tahapan Ternak Lele yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Inilah Tahapan Ternak Lele yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Ternak lele merupakan bisnis ternak yang mudah dijalani karena menggunakan modal kecil, perawatan yang tidak menggunakan biaya besar dan lebih menjanjikan. Usaha ini sangat baik bagi peternak pemula karena tidak perlu membutuhkan hal-hal yang cukup banyak untuk mempersiapkannya. Cukup bekali diri dengan beberapa pengetahuan umum terkait ternak ini seperti ikan lele hidup dalam tempat dengan suhu 20 hingga 28 derajat Celcius, kolam lele tidak tercemar dengan limbah industri atau pabrik, ikan lele sangat baik hidup pada air yang tenang, dan pada kolam lele jangan ditutupi terpal tetapi membiarkannya tetap tertutup. 

Saat memulai beternak lele pastikan memulai langkah-langkah berikut ini diantaranya: 

Inilah Tahapan Ternak Lele yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

  • Tentukan lokasi, pastikan dekat dengan sumber air dan jauh dari kawasan permukiman dan mudah diakses oleh kendaraan. Saat beternak lele, lele dapat menimbulkan polusi udara yang tidak sedap.
  • Ukuran lahan disesuaikan dengan keinginan peternak, setelah menentukan ukuran lahan. Lakukan penggalian tahan sedalam 80 cm kemudian berikan terpal mengikuti bentuk kolam.
  • Setelah itu lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur dolomite yang berfungsi untuk pembersihan penyakit-penyakit yang dapat mengganggu perkembangan lele nantinya dan jenis kapur ini dapat mengembalikan keasaman tanah.
  • Lakukan pengisian air pada kolam hingga 30 cm, diamkan hingga 4 hari sampai plankton mulai bermunculan pada kolam. Ini dapat menjadi makanan alami untuk ikan lele.

Untuk ternak lele gunakan indukan yang berkualitas dan sehat yang dilihat secara fisik pada lele. Jika lele jantan maka memiliki ciri-ciri yaitu memiliki perut yang ramping dan tidak lebih besar dari punggungnya, tulang kepala lebih pipih, memiliki warna lebih gelap, memiliki pergerakan yang lincah dan cepat, dan menunjukkan alat kelamin yang runcing. Jika lele betina maka memiliki ciri-ciri yaitu perut terlihat lebih besar dibandingkan dengan punggung, bagian kepala lebih terlihat cembung, memiliki warna kulit yang lebih cerah, dan menunjukkan alat kelamin yang berbentuk bulat. 

Berikut adalah tahap selanjutnya: 

  • Proses pemijahan: Mengawinkan ikan lele betina dan jantan, perhatikan alat kelamin kedua lele biasanya lele jantan berwarna merah dan lele betina berwarna kuning jika sudah siap dikawinkan. Sel telur yang telah dibuahi akan menempel pada sarang lele 24 jam setelah itu telur menetas dan menjadi anakan lele.
  • Pemindahan benih lele: Terlebih dahulu kurangi air dalam kolam sekitar 10 hingga 20 cm kemudian ambil anakan lele pada malam hari.

Baca Juga Ini Dia Jenis Bisnis Pensiunan yang Dapat Dijalankan dan Membuahkan Penghasilan

Ternak lele kemudian dilanjutkan dengan proses perkembangan benih hingga benih menjadi siap panen. Kisaran anakan lele yang menjadi benih lele siap jual memiliki ukuran 5 hingga 7 cm atau 9 hingga 12 cm. Benih lele yang bagus berasal dari induk yang bagus pula, dengan demikian benih lele dapat dipasarkan dengan mudah dan terjual banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *