Jangan Disepelekan Laporan Laba Rugi Anda, Susun dengan Cara Ini!

Jangan Disepelekan Laporan Laba Rugi Anda, Susun dengan Cara Ini!

Tujuan dari setiap orang yang membuka usaha sendiri adalah untuk mendapatkan laba atau keuntungan yang sebanyak-banyaknya tanpa adanya kerugian yang tercipta. Untuk mengetahui apakah perusahaan Anda lebih banyak mendapatkan keuntungan atau kerugian, maka biasanya mereka membuat suatu laporan laba rugi yang dapat dijadikan sebagai acuan pendapatan mereka. Meski pun terlihat sepele, namun laporan ini harus Anda miliki dan lakukan setiap bulannya agar Anda bisa mengetahui apa saja yang terjadi pada bisnis Anda dan apakah perusahaan Anda menciptakan kemajuan atau tidak. Untuk itu, Anda harus membuat laporan tersebut dengan baik dan juga benar, serta secara teliti. Ikutilah beberapa langkah di bawah ini agar Anda mendapat kejelasan mengenai pendapatan perusahaan:

Jangan Disepelekan Laporan Laba Rugi Anda, Susun dengan Cara Ini!

  • Berawal dari Jurnal Transaksi

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat jurnal transaksi agar dapat dilanjutkan untuk pembuatan laporan yang lainnya yang tentunya berguna untuk perusahaan Anda. Namun, jangan masukan segala transaksi yang ada, melainkan masukan yang hanya mempunyai hubungan saja dengan terjadinya keuntungan dan juga kerugian perusahaan. Anda dapat memasukan segala jenis pendapatan yang Anda terima, serta memasukan macam-macam beban yang harus dibayarkan dan juga turunannya. Buatlah jurnal tersebut dengan teliti, jangan sampai ada yang terlewatkan satu pun.

  • Buku Besar

Setelah Anda selesai membuat laporan jurnal transaksi, Anda bisa melanjutkan untuk membuat laporan laba rugi. Namun, sebelumnya, buatlah sebuah laporan buku besar yang sifatnya memudahkan Anda untuk melihat dan juga membacanya. Membuatnya pun sangat mudah, Anda tinggal membuat table menurut jenis transaksinya, dan pindah-pindahkan saja semua yang ada di laporan jurnal transaksi ke dalam buku besar. Meski sepele, lakukanlah dengan teliti agar tidak ada kesalahan dalam penyusunannya. Dengan ini, Anda pun dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya.

  • Neraca Saldo

Setelah membuat kedua jurnal dan laporan di atas, langkah selanjutnya adalah membuat neraca saldo. Neraca ini sangat diperlukan untuk melihat apakah jumlah debit dan jumlah kredit memiliki nominal yang sama atau balance. Jika tidak sama, maka tandanya ada beberapa kesalahan pada jurnal dan laporan sebelumnya, bisa saja Anda salah mencatat nominalnya atau salah meletakkan akunnya. Jika terjadi kesalahan dan membuat jumlahnya tidak sama, maka Anda harus membuat neraca jurnal penyesuaian. Hal ini tentunya akan membuang waktu Anda. Untuk itu, membuat semua laporan hendaknya dengan teliti agar tidak ada kesalahan.

Baca Juga Cara Penyusunan Laporan Laba Rugi Pada Suatu Perusahaan

  • Laporan Untung dan Rugi

Setelah neraca memiliki jumlah yang sama, maka Anda sudah bisa membuat laporan laba rugi untuk perusahaan yang dimiliki. Laporan ini beranggotakan total semua pendapatan perusahaan, total biaya yang dikeluarkan untuk perusahaan dan juga apakah perusahaan mengalami laba atau mengalami rugi. Dan juga, menghitung berapa laba atau pun rugi yang mereka dapatkan pada bulan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *