Kelebihan dan Kekurangan Dropshipper Sebagai Usaha Tanpa Modal

Kelebihan dan Kekurangan Dropshipper Sebagai Usaha Tanpa Modal

Banyak yang enggan memulai sebuah usaha lantaran ketidakadaan modal yang diperlukan untuk membuka usaha tersebut. Padahal sebetulnya untuk memiliki sebuah usaha sendiri, modal utama yang dibutuhkan adalah kemauan dan kemampuan diri sendiri. Dengan adanya tekad dan usaha pasti akan ada jalan yang bisa dicari dan ditemukan untuk memulai sebuah usaha. Hal tersebut kini hadir dalam sebuah sistem penjualan online yang dinamakan dropshipper. Dropshipper merupakan sebuah cara berjualan sebagai usaha tanpa modal yang dilakukan secara online yang kini sudah banyak dilakukan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dari namanya dapat diartikan bahwa usaha ini adalah jenis pekerjaan yang meneruskan barang milik orang lain ke tangan pembeli. Jadi dengan menjadi seorang dropshipper, Anda akan mengiklankan atau mempromosikan barang milik orang lain dengan harga jual Anda sendiri atau sesuai dengan ketentuan si pemilik barang dimana sisa harga pokok dan harga jual tersebut akan menjadi laba Anda. Hal ini sebetulnya juga merupakan prinsip dagang seorang penjual, namun uniknya seorang dropshipper tak perlu membeli barang tersebut sebagai barang stok etalase. Bahkan dropshipper banyak yang tidak pernah melihat barang yang mereka jual tersebut.

Sistem pembelian atau kulakan barang oleh dropshipper dilakukan baik secara online ataupun secara langsung. Secara online, Anda bisa mencari penjual yang menjual barang dengan harga murah kemudian memposting kembali jualan tersebut ke situs jual beli lain dengan harga yang lebih tinggi. Jika Anda yang mentransfer uang untuk membeli di tempat Anda, baru lakukan pemesanan ke tempat penjual aslinya dan alamat pengiriman langsung ditujukan ke alamat pembeli yang sebenarnya. Sedangkan untuk cara langsung, Anda bisa mencari barang murah kemudian mengambil fotonya dan menjualnya secara online agar laku baru membeli barang sesuai pesanan dan uang yang masuk. Dari sistem tersebut, dropshipper merupakan usaha tanpa modal yang memiliki prospek cerah di masa sekarang.

Bagi Anda yang ingin mencoba, berikut ini adalah kesimpulan kelebihan dan kekurangan dari sistem penjualan sebagai dropshipper:

  • Kelebihan:

  • Tak memerlukan modal untuk membeli barang.
  • Tak memerlukan biaya sewa toko dan gaji karyawan.
  • Cara menjual yang mudah melalui penjualan online.
  • Kekurangan:

  • Tidak bisa memantau stok barang karena tidak memiliki barang secara nyata.
  • Tidak memiliki foto asli hanya foto yang diberikan melalui media online jika Anda mendapat barang secara online.

Baca juga Perlu uang tambahan ? coba 5 usaha sampingan tanpa modal bagi karyawan sibuk

Dari kelebihan dan kekurangan di atas, Anda bisa mencari sela dimana sistem dropshipper dapat memberikan keuntungan sebagai usaha tanpa modal. Untuk menjadi seorang dropshipper yang berhasil ada baiknya Anda fokus ke satu tema saja misalnya khusus toko perlengkapan hewan atau pakaian dan aksesoris fashion agar pembeli lebih percaya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *