Mewaspadai Situs Online Berbau Pornografi

Teknologi yang semakin canggih serta akses internet yang semakin mudah membuat siapapun dapat membuka internet dengan mudah dan sesuka hati. Tak hanya orang dewasa namun juga anak-anak kini dengan mudah bisa membuka beragam situs online yang ada di internet.

Kedekatan anak terhadap internet ini haruslah selalu dipantau, apalagi bagi anak yang sudah akrab dengan gadget sehingga setiap hari bermain dengan perangkat ponsel pintar ini. Lebih harus diwaspadai lagi jika anak sudah bisa membuka youtube juga situs online, karena bisa jadi anak secara tak sengaja membuka situs-situs yang tak seharusnya dibuka atau dilihat, salah satunya adalah situs-situs yang berbau pornografi.

Anak-anak mungkin tak paham mana situs yang boleh dibuka dan dilihat serta mana situs-situs yang tak boleh dibuka dan tak boleh dilihat. Ketika anak-anak sudah terjebak pada situs-situs pornografi dan semacamnya, bisa jadi akan membuat anak ketagihan, dan ini bisa membuat pengaruh buruk pada anak.

Tayangan pornografi bisa merusak sistem syaraf pada anak sehingga bisa membuat daya pikirnya menurun, hal ini tentu saja akan berbahay bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, orangtua harus lebih sigap dalam memantau anak ketika bermain internet.

Orangtua jangan hanya bisa memberikan hadiah berupa gadget, akan tetapi orangtua juga harus bisa memantau apa saja yang anak lakukan dengan gadget tersebut. Apa saja yang dibuka, apa saja yang ditontot, apa saja yang dibaca, dan lain sebagainya.

Orangtua harus bisa jadi lebih pintar dari anaknya, termasuk dalam urusan gadget dan teknologi, sehingga orangtua akan lebih bisa memantau anak lebih baik lagi. Setelah anak membuka gadget, periksa kembali riwayat apa saja yang baru dibuka oleh anak.

Selain memeriksa gadget anak, tak ada salahnya untuk melakukan filter konten-konten apa saja yang bisa dibuka oleh anak. Saat ini tersedia banyak cara dan aplikasi yang bisa memfilter konten atau situs apa saja yang bisa dibuka oleh anak.

Di zaman yang semakin canggih ini, orangtua harus bisa lebih tanggap terhadap segala sesuatu yang dilakukan oleh anak. Jangan sampai karena orangtua terlalu sibuk dan memberikan gadget untuk anak sebagai teman, malah akhirnya justru menjerumuskan anak ke dalam pusaran hal-hal yang tidak baik.

Mendidik anak adalah kewajiban orangtua, termasuk di dalamnya adalah melindungi anak dari konten-konten negatif di internet. Biarkan anak bermain dan bereksplorasi, tapi harus dalam pengawasan, jangan sampai karena kelengahan orangtua menjadi sesal di kemudian hari.

Oleh karena itu pembatasan situs online yang bisa diakses oleh anak sangatlah penting, hal ini karena anak serupa kertas putih yang belum kotor, akan ditulis apa di kertas itu adalah tugas orangtua.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *