Tips Memulai Bisnis Rumahan

Berkerja sampingan untuk menambah penghasilan banyak dilakukan oleh sebagian orang yang merasa penghasilan tetapnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak jarang, banyak orang yang harus menghabiskan waktunya untuk bekerja lebih dari enam belas jam sehari demi menghidupi diri dan keluarganya. Karena alasan bekerja pada orang lain cukup menyita waktu, tidak jarang orang yang memilih merintis bisnis kecil-kecilan skala rumahan untuk menambah penghasilan, misalnya dengan berdagang, atau dengan menyediakan layanan jasa. Berbisnis sendiri dengan skala rumahan memang lebih membuat nyaman sebab waktunya bisa disesuaikan dengan rutinitas harian seseorang. Berikut ini akan dibahas mengenai tips memulai bisnis rumahan yang efektif.

  1. Melakukan Survey Produk/ Jasa yang Dibutuhkan

Ketika akan merintis bisnis rumahan, Anda tidak boleh spontanitas atau mengikuti arus model bisnis yang sedang menjadi trend. Sekecil apapun skala bisnis yang akan Anda jalankan, semuanya harus direncanakan dengan matang. Hal pertama yang harus dilakukan dalam perencanaan bisnis rumahan adalah melakukan survey tentang produk atau jasa yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat di sekitar tempat tinggal Anda atau di lokasi sekitar Anda akan menjalankan bisnis tersebut. Cari tahulah produk atau jasa apa yang sebenarnya banyak dibutuhkan masyarakat, namun jumlah penjual atau penyedia jasa tersebut belum banyak. Contohnya, jika di sekitar Anda belum ada atau belum banyak usaha katering, Anda bisa memulai usaha katering. Atau misalnya di sekitar Anda belum banyak tempat laundry, maka usaha jasa laundry bisa Anda coba.

  1. Mendata Calon Pengguna Jasa yang Potensial

Selain melakukan survey tentang barang/ jasa yang masih sulit ditemukan, lakukan pula survey kecil tentang siapa orang-orang yang kemungkinan besar menggunakan jasa atau membeli produk bisnis skala rumahan yang Anda jalankan, hal ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa efektif bisnis Anda akan berjalan nantinya. Misalnya, jika anda memutuskan berbisnis jasa laundry, maka pengguna jasa yang potensial adalah mahasiswa rantau atau para pekerja yang sibuk sehingga tidak punya waktu untuk mencuci. Lakukan pendataan, berapa banyak calon pengguna jasa yang masuk kriteria tersebut. Jika jumlahnya kecil atau presentasenya belum cukup untuk menghidupkan bisnis Anda, sebaiknya Anda mencari model bisnis lainnya yang pengguna jasanya lebih besar.

  1. Merancang Konsep yang Ideal

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan ketika akan memulai bisnis skala rumahan adalah merancang konsep yang ideal, yaitu model bisnis yang akan membuat para pengguna jasa senang dengan keberadaan bisnis yang Anda jalankan, atau konsep yang unik yang membuat calon pelanggan tertarik menggunakan jasa Anda. Misalnya, ketika membuka usaha laundry, konsep yang bisa Anda coba adalah tawaran antar jemput pakaian langsung ke alamat pengguna jasa. Anda menjemput pakaian kotor ke rumah pelanggan, dan mengantarnya lagi dalam keadaan bersih.

Itulah beberapa tips memulai bisnis rumahan yang efektif. Jangan lupa untuk melakukan promosi memperkenalkan bisnis Anda agar banyak orang yang mengenali usaha yang sedang Anda rintis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *